Jumat, 02 November 2012

Misteri 11 hari yang hilang dari kehidupan Agatha Christie

Kita telah membaca puluhan novel misterinya. Kita juga mengenal tokoh detektif ciptaannya, Hercule Poirot, yang sama termashyurnya dengan Sherlock Holmes. Namun misteri paling terkenal yang diciptakan Agatha Christie bukan terdapat dalam salah satu novelnya, melainkan terjadi pada kehidupan nyatanya. Pada tahun 1926, ia menghilang begitu saja selama 11 hari dan misteri ini boleh dibilang tidak bisa terjawab dengan sempurna hingga 80 tahun berikutnya.

Agatha Christie lahir pada tanggal 15 September 1890 dengan nama Agatha Mary Clarissa Miller. Pada awalnya, ia menjalani kehidupan sebagai penulis novel romantis dengan nama samaran Mary Westmacott. Namun ia kemudian lebih dikenal sebagai penulis 80 novel misteri yang didominasi oleh dua tokoh unik, detektif Belgia, Hercule Poirot, dan seorang perempuan tua bernama Miss Jane marple yang juga memiliki kemampuan detektif.

Pada tahun 1914, ia menikah dengan Archibald Christie, seorang pilot pesawat tempur, dan menjalani kehidupan pernikahan yang tidak bahagia karena suaminya mulai berselingkuh dengan seorang perempuan bernama Nancy Neele.

Pada tahun 1919, ia melahirkan anak satu-satunya yang diberi nama Rosalind. Pada tahun 1920, tahun dimana suaminya mulai berselingkuh, ia menerbitkan novel misteri pertamanya dengan tokoh detektif ternama Hercule Poirot yang berjudul "The Mysterious Affair at Styles" atau "Pembunuhan di Styles".

Novel ini, kemudian mengangkat nama Agatha Christie menjadi salah satu penulis ternama di inggris, sejajar dengan Sir Arthur Conan Doyle.

Lalu sebuah misteri benar-benar terjadi di kehidupan nyata Agatha Christie.

Semuanya dimulai pada hari jumat tanggal 8 Desember 1926. Pada saat itu, Christie telah menulis enam novel, dimana salah satu diantaranya 'The Murder of Roger Ackroyd" menjadi salah satu best seller.

Pukul 21:45, Christie sedang ada di rumahnya di Berkshire. Lalu, ia naik ke lantai atas, mencium putrinya, Rosalind, yang sedang tidur dan meninggakan sebuah catatan untuk sekretarisnya yang mengatakan bahwa ia berniat pergi ke Yorkshire. Ia masuk ke mobil dan mengendarainya keluar rumah.

Beberapa waktu kemudian, mobil Morris Cowley yang ditumpanginya ditemukan dalam keadaan kosong di dekat sebuah danau di simpang Newlands dekat Guildford. Tidak ada tanda-tanda keberadaan Christie. Polisi segera menyelidiki kasus ini.

Selama 11 hari berikutnya, seluruh Inggris dipenuhi dengan berita menghilangnya penulis itu. Bahkan harian The New York Times juga memuat berita ini di halaman utamanya. lebih dari 15.000 sukarelawan turut mencari keberadaannya. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesawat terbang dimanfaatkan untuk membantu pencarian orang hilang.

Hebatnya, semua elemen kisah misteri yang bisa ditemukan pada novel Christie juga bisa ditemukan pada peristiwa ini.

Misalnya, mobilnya ditemukan di dekat sebuah danau yang disebut "The Silent Pool", yang merupakan lokasi kematian seorang anak perempuan muda dan kakak laki-lakinya yang tenggelam. Banyak yang menduga, Christie, mungkin telah bunuh diri dengan terjun ke danau itu. Namun, polisi yang memeriksa seisi danau tidak bisa menemukan mayatnya.

Karena Christie adalah seorang penulis misteri, banyak yang menduga bahwa aksi menghilangnya penulis ini hanyalah sebuah tindakan publisitas untuk mempromosikan novel-novelnya.

Sebagian lainnya menduga bahwa Christie mungkin telah dibunuh oleh suaminya, Archie Christie yang tidak setia.

Demikianlah kehebohan yang tercipta selama 11 hari itu.

Jika yang menghilang adalah seorang masyarakat biasa, mungkin tidak akan menarik perhatian yang begitu besar. Namun karena Christie telah menjadi figur yang sangat ternama, menteri dalam negeri saat itu, William Joynson-Hicks, sampai-sampai mendesak kepolisian untuk bekerja lebih keras mengungkap kasus ini.

Bahkan rekannya sesama penulis misteri, Sir Arthur Conan Doyle, yang menciptakan tokoh Sherlock Holmes, dan Dorothy L Sayers, penulis misteri seri Lord Peter Wimsey, juga ikut bereaksi.

Conan Doyle yang dikenal sebagai seseorang yang tertarik dengan dunia paranormal bahkan mengambil sarung tangan Christie dan memberikannya kepada seorang medium (paranormal), sementara Sayers menyelidiki kasus ini dengan mengunjungi lokasi menghilangnya Christie. Di kemudian hari, Sayers menulis sebuah novel berjudul "Unnatural Death" yang didasarkan pada peristiwa ini.

Sebelas hari setelah Christie menghilang, kehebohan itu berakhir. Ia ditemukan selamat. Namun semuanya menjadi semakin misterius karena kondisi yang menyertai penemuannya.

Selama menghilangnya, Christie ternyata menginap di hotel Swan Hydropathic di Harrogate dengan menggunakan nama yang berbeda, Teresa Neele.

Beberapa tamu mengenalinya sebagai Agatha Christie dari foto yang terpampang di surat kabar. Namun ketika ditanya, ia hanya tertawa. Jadi petugas hotel yang curiga segera memanggil polisi yang kemudian mengundang suaminya, Archie Christie, untuk mengidentifikasinya. Ketika melihat suaminya, kalimat pertama yang keluar dari mulut Christie adalah 'Fancy, my brother has just arrived'.

Agatha Christie dan suaminya diperiksa oleh polisi. Namun, Christie yang kemudian mulai sadar, mengakui bahwa ia tidak mengerti mengapa ia bisa menginap di hotel itu dengan menggunakan nama lain.

Kasus ini kemudian tidak diperpanjang karena polisi beranggapan kalau Christie telah mengalami amnesia. Tapi jawaban atas kasus ini sesungguhnya tidak pernah benar-benar terungkap. Apakah Agatha Christie mengalami amnesia ? Apakah ini adalah perbuatan yang disengaja ?

Ada tiga teori yang paling populer mengenai penyebab peristiwa itu.

Pertama, Christie mungkin sengaja melakukan semuanya itu sebagai publisitas untuk melariskan novel-novelnya. Ini diperkuat dengan adanya unsur-unsur misteri yang ditemukan pada kondisi menghilangnya.

Kedua, Christie melakukannya dengan sengaja sebagai protes karena rencana suaminya untuk menghabiskan akhir pekan dengan selingkuhannya di sebuah rumah dekat lokasi ditinggalkannya mobil.

Teori ini sesungguhnya sangat masuk akal. Pada tanggal 8 Desember itu, malam yang sama sebelum Christie menghilang, mereka bertengkar karena suaminya menceritakan niatnya tersebut. Bahkan, bukan cuma sebagai protes, Christie mungkin telah menghilang dengan tujuan membuat suaminya malu dengan menjadikannya sebagai tersangka pembunuhan. Jika ini tujuannya, sepertinya ia cukup berhasil karena selama ia menghilang, polisi memang memeriksa Archie secara intensif mengingat ia memiliki motif karena perselingkuhannya. Polisi bahkan juga membuntuti dan menyadap telepon rumahnya.

Teori ini juga diperkuat dengan adanya fakta bahwa Christie telah mendaftar di hotel dengan nama Teresa Neele, nama yang memiliki nama belakang sama dengan selingkuhan suaminya, Nancy Neele.

Teori ketiga dan yang paling baru datang dari Andrew Norman, seorang dokter dan penulis biografi Christie.

Menurutnya, novelis itu mungkin mengalami apa yang disebut "Fugue state" atau secara teknis dapat disebut "Psycogenic Trance" atau Amnesia yang diakibatkan oleh Trauma, stress atau depresi.

Ini adalah sebuah teori yang juga cukup masuk akal mengingat pada tahun 1926, malam ketika menghilang, Ia dan suaminya bertengkar, bahkan suaminya sempat meminta cerai darinya. Ini menambah depresi yang dialaminya karena ibu Christie baru meninggal dunia satu tahun sebelumnya.

Norman, yang menghabiskan beberapa lama untuk mempelajari kehidupan Christie menemukan indikasi bahwa ia mungkin memang memiliki kondisi mental yang langka ini.

"Kondisi seperti ini, yang memang lebih dimengerti pada masa kini, sesuai dengan gejala-gejala yang dimiliki Christie selama ia menginap di Harrogate," Kata Norman.

Dalam bukunya "The Finished Portrait" yang terbit tahun 2006. Norman menulis bahwa penggunaan nama barunya dan kegagalan mengidentifikasi fotonya sendiri di surat kabar menunjukkan bahwa novelis itu telah mengalami psychogenic amnesia setelah mengalami periode depresi yang berkepanjangan.

"Sifat ini memiliki kecenderungan untuk bunuh diri,"Kata Norman. "Kondisi mentalnya sangat rendah saat itu. Dan mungkin itulah sebabnya ia menulis mengenai karakter bernama Celia dalam novel autobiografinya Unfinished Portrait."

Teori Andrew Norman banyak dianggap sebagai penjelasan paling baik atas misteri menghilangnya Agatha Christie.

Namun, Walaupun begitu, tetap saja tidak ada yang pernah bisa mengetahui dengan pasti jawabannya karena Agatha Christie sendiri menolak untuk membicarakan peristiwa itu hingga kematiannya pada tahun 1976 di Oxfordshire. Jadi, ini adalah sebuah episode misteri sendiri dari kehidupan sang novelis.

Pada tahun 1928, Agatha Christie bercerai dari Archie dan menikah dengan Sir Max Mallowan, seorang arkeolog. Selama hidupnya, ia menulis sekitar 80 novel. Novelnya telah diterjemahkan kedalam 104 bahasa dan terjual lebih dari 2 miliar eksemplar. Ini membuat Guinnes Book of World Record menganugerahkannya sebagai "Penulis paling laris sepanjang sejarah" dan "Penulis paling laris dalam semua kategori".

Sampai saat ini, belum ada yang bisa menggantikan posisinya sebagai "The Queen of Crime", wanita penulis misteri paling laris di dunia.

Fakta menarik :
Novel "Tirai" yang merupakan kasus terakhir Hercule Poirot dan novel "Pembunuhan Terpendam" yang merupakan kasus terakhir Miss Jane Marple ditulis pada masa perang dunia II (1939-1945), namun kedua novel itu, yang memang disiapkan sebagai kasus terakhir dua tokoh ciptaannya, tidak langsung diterbitkan, melainkan disimpan di lemari besi sebuah bank selama 30 tahun lebih dan baru diterbitkan pada akhir masa hidup Christie di tahun 1976.


Sumber : teraneh-terunik.blogspot.com

The 100 best mystery novels of all time

1. The Complete Sherlock Holmes, by Arthur Conan Doyle (Included in this are The Hound of the Baskervilles, A Study in Scarlet, The Adventures of Sherlock Holmes and The Sign of Four, each of which garned a lot of votes on its own.)
2. The Maltese Falcon, by Dashiell Hammett
3. Tales of Mystery and Imagination, by Edgar Allen Poe (Includes "The Gold Bug" and "Murders in the Rue Morgue," which also received a lot of individual votes.)
4. The Daughter of Time, by Josephine Tey
5. Presumed Innocent, by Scott Turow
6. The Spy Who Came in from the Cold, by John le Carré
7. The Moonstone, by Wilkie Collins
8. The Big Sleep, by Raymond Chandler
9. Rebecca, by Daphne du Maurier
10. And Then There Were None (aka Ten Little Indians or Ten Little Niggers), by Agatha Christie
11. Anatomy of a Murder, by Robert Traver
12. The Murder of Roger Ackroyd, by Agatha Christie
13. The Long Goodbye, by Raymond Chandler
14. The Postman Always Rings Twice, by James M Cain
15. The Godfather, by Mario Puzo
16. The Silence of the Lambs, by Thomas Harris
17. A Coffin for Dimitrios, by Eric Ambler
18. Gaudy Night, by Dorothy L Sayers
19. Witness for the Prosecution, by Agatha Christie
20. The Day of the Jackal, by Frederick Forsyth
21. Farewell, My Lovely, by Raymond Chandler
22. The Thirty-Nine Steps, by John Buchan
23. The Name of the Rose, by Umberto Eco
24. Crime and Punishment, by Fyodor Dostoevsky
25. Eye of the Needle, by Ken Follett
26. Rumpole of the Bailey, by John Mortimer
27. Red Dragon, by Thomas Harris
28. The Nine Tailors, by Dorothy L Sayers
29. Fletch, by Gregory Mcdonald
30. Tinker, Tailor, Soldier, Spy, by John le Carré
31. The Thin Man, by Dashiell Hammett
32. The Woman in White, by Wilkie Collins
33. Trent's Last Case, by E C Bentley
34. Double Indemnity, by James M Cain
35. Gorky Park, by Martin Cruz Smith
36. Strong Poison, by Dorothy L Sayers
37. Dance Hall of the Dead, by Tony Hillerman
38. The Hot Rock, by Donald E Westlake
39. Red Harvest, by Dashiell Hammett
40. The Circular Staircase, by Mary Roberts Rinehart
41. Murder on the Orient Express, by Agatha Christie
42. The Firm, by John Grisham
43. The Ipcress File, by Len Deighton
44. Laura, by Vera Caspary
45. I, the Jury, by Mickey Spillane
46. The Laughing Policeman, by Maj Sjöwall and Per Wahlöö
47. Bank Shot, by Donald E Westlake
48. The Third Man, by Graham Greene
49. The Killer Inside Me, by Jim Thompson
50. Where Are the Children?, by Mary Higgins Clark
51. "A" Is for Alibi, by Sue Grafton
52. The First Deadly Sin, by Lawrence Sanders
53. A Thief of Time, by Tony Hillerman
54. In Cold Blood, by Truman Capote
55. Rogue Male, by Geoffrey Household
56. Murder Must Advertise, by Dorothy L Sayers
57. The Innocence of Father Brown, by G K Chesterton
58. Smiley's People, by John le Carré
59. The Lady in the Lake, by Raymond Chandler
60. To Kill a Mockingbird, by Harper Lee
61. Our Man in Havana, by Graham Greene
62. The Mystery of Edwin Drood, by Charles Dickens
63. Wobble to Death, by Peter Lovesey
64. Ashenden, by W Somerset Maugham
65. The Seven Per-Cent Solution, by Nicholas Meyer
66. The Doorbell Rang, by Rex Stout
67. Stick, by Elmore Leonard
68. The Little Drummer Girl, by John le Carré
69. Brighton Rock, by Graham Greene
70. Dracula, by Bram Stoker
71. The Talented Mr Ripley, by Patricia Highsmith
72. The Moving Toyshop, by Edmund Crispin
73. A Time to Kill, by John Grisham
74. Last Seen Wearing, by Hillary Waugh
75. Little Caesar, by W R Burnett
76. The Friends of Eddie Coyle, by John V Higgins
77. Clouds of Witness, by Dorothy L Sayers
78. From Russia, with Love, by Ian Fleming
79. Beast in View, by Margaret Millar
80. Smallbone Deceased, by Michael Gilbert
81. The Franchise Affair, by Josephine Tey
82. Crocodile on the Sandbank, by Elizabeth Peters
83. Shroud for a Nightingale, by P D James
84. The Hunt for Red October, by Tom Clancy
85. Chinaman's Chance, by Ross Thomas
86. The Secret Agent, by Joseph Conrad
87. The Dreadful Lemon Sky, by John D MacDonald
88. The Glass Key, by Dashiell Hammett
89. Judgment in Stone, by Ruth Rendell
90. Brat Farrar, by Josephine Tey
91. The Chill, by Ross Macdonald
92. Devil in a Blue Dress, by Walter Mosley
93. The Choirboys, by Joseph Wambaugh
94. God Save the Mark, by Donald E Westlake
95. Home Sweet Homicide, by Craig Rice
96. The Three Coffins (aka The Hollow Man), by John Dickson Carr
97. Prizzi's Honor, by Richard Condon
98. The Steam Pig, by James McClure
99. Time and Again, by Jack Finney
100. A Morbid Taste for Bones, by Ellis Peters, tied with Rosemary's Baby, by Ira Levin

Sumber : www.metafilter.com